Temukan cara gampang untuk sukses
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Sudah Cukupkah Air Yang Diperlukan Tubuh Kita??

0 comments

Tahu nggak ternyata tubuh manusia sekitar 80%nya terdiri atas cairan. mulai dari isi sel, darah, jantung sampe otak. malah ada beberapa bagian tubuh kita yang punya kadar air diatas 80%. Dua organ paling penting yang kadar airnya diatas 80% adalah: Otak & Darah. Otak memiliki komponen air sekitar 82%, sementara darah memiliki komponen air sekitar 90%. Nggak heran, kalo kebutuhan tubuh akan cairan, dalam hal ini air putih juga tinggi.
Dr. kusdinar Achmad, MPH. lalu menjelaskan bagaimana pentingnya cairan atau air bagi keberlangsungan hidup manusia. Dalam sistem pencernaan, air berguna dalam proses pencampuran, penyerapan juga pembuangan. Nggak ada pencernaan tanpa air. Dalam sel yang disebut Sitoplasma selalu ada air. Nggak mungkin kering, karena itulah yang disebut kehidupan. "Pada waktu masuk ke dalam pembuluh darah seluruhnya yang mengalir adalah cairan. Darah itu adalah cairan. Jadi dalam tubuh semuanya ada air. Air didalam cairan otak, dalam bola mata, dll," jelas dosen di Universitas Indonesia ini.
Kalo kandungan air dalam masing-masing
organ tetap dipertahankan sesuai kebutuhan maka organ tersebut akan tetap sehat. Sebaliknya kalo menurun, fungsinya juga akan menurun dan lebih mudah terganggu oleh bakteri, virus, dll. Padahal air dalam tubuh nggak pernah bertahan lama. Sebagian cairan tubuh akan terbuang melalui keringat, air seni, tinja, & proses pernapasan. Satu sumber menyebutkan, tubuh 'membuang' air sekitar 1 liter banyaknya lewat keringat dan proses pernapasan, tergantung kondisi suhu udara. Begitu juga yang dikeluarkan lewat proses pembuangan yang jumlahnya bisa mencapai lebih dari 1 liter setiap harinya. Itu sebabnya amat penting bagi kita buat menjaga agar asupan dan pengeluaran cairan tubuh selalu seimbang.


  • Minimal 2 liter sehari
Untuk kondisi normal sehari-hari, kebutuhan orang dewasa akan air minimal 2 liter (kurang lebih 8 gelas) setiap harinya. Kebutuhan ini akan bertambah ketika ada perubahan kondisi, misalnya, aktivitas fisik meningkat, cuaca sangat panas atau seseorang bekerja di ruangan ber-AC.
Meski sesungguhnya kebutuhan 2 liter air ini sesungguhnya sudah mencakup asupan air yang bisa diperoleh lewat penyerapan makanan, buah, maupun minuman berwarna lain (teh, kopi, susu, sirop, dll) tetapi para ahli menyarankan untuk membiasakan diri mengonsumsi 2 liter air putih (saja), diluar asupan-asupan tadi. Ini mengingat semakin banyak mengonsumsi air putih akan membuat tubuh semakin bugar.
Nah, Bagaimana kalo kita kelebihan mengonsumsi air?? Nggak usah Khawatir akan mengalami kelebihan air karena tubuh dengan sendirinya akan membuat mekanisme penyeimbangan. Semakin banyak asupan akan semakin banyak pengeluaran sampai titik seimbang. Tetapi, yang justru harus diwaspadai adalah ketika terjadi kekurangan cairan. Tubuh akan 'memaksa' melakukan 'tarikan' penyeimbangan dari semua komponen organ dan sel tubuh, sehingga seluruh tubuh pun akan mengalami kekurangan cairan, baik cairan didalam sel, cairan antar sel, bahkan cairan di dalam darah pun berkurang.
Kekurangan air (dehidrasi) ini tentu membahayakan kondisi tubuh. Dr. Kusdinar menggambarkan sepintas contoh bahaya kekurangan cairan ini. "Bila cairan didalam darah berkurang, misalnya, dikatakan terjadi hypotensi, dan darah yang dipompakan oleh jantung pun menjadi sedikit. Ini mengakibatkan pula darah yang masuk kedalam otak sedikit. kalo darah yang masuk kedalam otak itu sedikit, berarti otak yang selalu memerlukan glukosa akan merasa kekurangan. Hingga, terjadilah menjadi kolaps. Padahal, kekurangan oksigen, kekurangan glukosa, adalah hal-hal yang menyebabkan seseorang tidak dapat bertahan hidup. Itu sebabnya, hypotensi dapat menyebabkan pingsan."
Tubuh juga akan semakin menurun kondisinya kalo kadar air menurun sementara pengisian kurang cepat dilaksanakan. Efeknya, kita merasa cepat lelah, lemas, nggak bugar & tentu aja menjadi loyo atau kurang enerjik. Jelas aja, karena memang ada hubungan yang sangat erat antara kualitas dan kandungan air dalam tubuh dengan respons tubuh kita.
Dr. James M. Rippe, seorang Kardiolog dari AS menyarankan untuk minum paling sedikit 1 liter lebih banyak dari apa yang dibutuhkan rasa haus kita. Kenapa? karena kehilangan 4% cairan aja akan mengakibatkan penurunan kinerja tubuh kita sebanyak 22%! Bisa dimengerti kalo kehilangan 7% cairan tubuh, kita akan mulai merasa lemah dan lesu.
Karena itu jangan ragu buat mulai memperbanyak minum air putih sejak dari sekarang. Karena selain bermanfaat menghilangkan haus dan menjaga kebugaran tubuh, air putih juga diketahui memiliki banyak manfaat, diantaranya sebagai sarana detoksifikasi (penawar racun).

  • Terapi pembilasan
Itu pula sebabnya, kebiasaan kurang minum adalah salah satu sebab umum terjadinya gangguan ginjal pada masyarakat kita. Dengan kurang minum, fungsi ginjal dalam melakukan saringan tentu menjadi lebih berat.
Seorang teman dengan setengah bergurau pernah berkata, "sebenernya dalam upaya mengonsumsi air putih, kita hanya punya dua pilihan: ngelakuin 'investasi' dengan minum paling nggak sedikitnya 8 gelas sehari ato 'bayar bunga' lewat sakit ginjal ato stroke di masa datang".
Air putih juga punya manfaat besar bagi keberhasilan program diet. Buat kamu yang tengah mencoba ngelakuin penurunan berat badan, nggak cukup hanya membuat program olahraga & pembatasan makan.
Nah, begitu juga buat umat Islam yang tengah ngejalanin ibadah puasa jangan lupa untuk mengonsumsi air putih & makan makanan yang banyak mengandung air dan serat lebih banyak dari biasanya. Kenapa? Karena sebenarnya persoalan fisik paling berat yang akan dihadapi orang berpuasa bukanlah bagaimana menahan lapar, tetapi bagaimana menahan haus atau kekurangan cairan tubuh.
Sementara itu, bagi kamu yang pengen ngejaga kesehatan, kamu bisa melakukan terapi air putih yang sederhana, mudah & murah, tapi amat bermanfaat, yaitu 'Terapi pembilasan' saluran pencernaan. Caranya mudah, setiap pagi, begitu bangun tidur upayain buat minum air putih 2-6 gelas. Jangan mengonsumsi apapun sesudahnya sampai terjadi pembuangan (buang air kecil/besar). Efek minum ini diibaratkan sebagai pembersihan kerak-kerak yang tertimbun di saluran yang terjadi karena pemakaian yang terus-menerus. Dr. Kusnidar menganalogikan ini sebagai pembilasan kamar mandi. "Seolah-olah dibilaslah saluran pencernaan itu. Mulai dari tenggorokan, lambung, usus 12 jari sampe dengan usus besar. Dikuras. Karena sisa-sisa makanan itu kan (seolah-olah) berkerak ya. Kalau dibilasnya hanya satu kali gelaskan tidk cukup. Samalah logikanya dengan saat kita membilas kamar mandi, harus berulang-ulang dan banyak".
So, jangan lupa, demi kesehatan kamu sendiri, mulailah rajin mengonsumsi minimal 2 liter air putih setiap hari mulai dari sekarang.
BacaSelengkapnya...

TIPS MEMILIH SUPLEMEN

0 comments

Rutinitas sehari-hari membuat sebagian orang tak bisa memenuhi kebutuhan gizi dan vitamin yang memadai. Gantinya, mereka mengonsumsi berbagai suplemen makanan.
Pada dasarnya orang yang masih sehat, segar, dan berusia muda tidak perlu mengonsumsi suplemen maupun multivitamin. Karena, bila masih muda sudah mengonsumsi suplemen, maka daya tahan tubuh terhadap penyakit malah akan menjadi berkurang karena tergantung asupan suplemen dan tidak alami.
Untuk itu, ada beberapa tips yang bisa dipertimbangkan utuk memilih suplemen yang dibutuhkan:
Cari informasi sebanyak-banyaknya & konsultasikan masalah kesehatan anda dengan orang yang tepat (Dokter, Ahli Gizi, Konsultan Produk). Juga lakukan cek kesehatan secara berkala agar rekomendasi produk yang diberikan benar-benar tepat bagi kebutuhan tubuh anda. Konsumsi suplemen yang tidak tepat berakibat pada kurangnya manfaat yang dapat dirasakan bagi kesehatan anda. Kualitas kesehatan anda sangat ditentukan oleh Pemilihan suplemen yang tepat & Detoksifikasi secara teratur /berkala (Min. 2 kali/tahun)
Sebelum memutuskan untuk membeli suatu produk suplemen, perhatikan dengan seksama komposisi zat yang terkandung didalamnya. Kuncinya adalah keseimbangan bukan kelebihan.
Perhatikan apakah suplemen tersebut
menggunakan zat sintetis atau alamiah (contoh Vit. E sintetis dl-alpha tocopherol vs Vit. E alamiah d-alpha tocopherol), menggunakan zat/komponen biasa atau bermutu (Branded Ingredients) karena sangat menentukan efektifitas baik kinerja maupun penyerapannya dalam tubuh.
Perhatikan tanggal kadaluarsa (Exp. Date) guna menjamin kemurnian, kesegaran dan kualitas produk. Agar awet, produk suplemen hendaknya disimpan pada tempat yang sejuk (Max 30 derajat C), hindari paparan sinar matahari langsung & tempat dengan kelembaban tinggi /gelap. Karena produk suplemen bebas dari bahan pengawet, ini membuatnya sangat rentan terhadap kerusakan & oleh karena itu, konsumsi sampai habis begitu segel/tutup dibuka.
Hal-hal yang perlu diperhatikan:
  1. Ikuti anjuran pemakaian produk karena cara pemakian yang tepat turut menentukan efektifitas produk (termasuk dosis & waktu pemakaian). Suplemen Multivitamin & Mineral, Antioksidan, Konsentrasi & daya ingat, Kelancaran peredaran darah & suplai oksigen dalam darah, sebaiknya dikonsumsi disiang hari setelah makan disaat stamina mulai menurun. Suplemen untuk kecantikan kulit, kekuatan tulang, detoksifikasi, rambut, precursor hormone & hormonal, lebih baik dikonsumsi malam hari menjelang tidur.
  2.  Kualitas kesehatan seseorang sangat ditentukan oleh gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan yang mengandung komposisi gizi seimbang & variatif, istirahat cukup,olahraga teratur serta pengendalian stres. Karena hal tersebut sulit terpenuhi, mengonsumsi suplemen mutlak diperlukan agar kondisi kesehatan selalu pada tingkat optimal.
Namun, hati-hati dalam penggunaan suplemen. Menurut catatan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (The US Food and Drug Administration/ FDA), pada 2003 terdapat hampir 62.000 laporan keracunan makanan suplemen. Dari ribuan kasus tadi, 1.000 kasus di antaranya cukup parah, dan mengakibatkan kematian 7 orang. Ironisnya, hampir 2.500 kasus malah menunjukkan kemunculan efek yang berlawanan dari khasiat yang diiklankan.
Dari: Berbagai Sumber
“Health is not Everything, but without Health, Everything is Nothing”
BacaSelengkapnya...

PENTINGNYA DETOKSIFIKASI

0 comments

Tahukah kamu bahwa setiap harinnya tubuh kita merupakan tempat penampungan zat-zat toksin/beracun?? Hampir bisa dipastikan bahwa makanan & minuman yang kita makan setiap harinya mengandung satu atau lebih zat-zat toksin misalnya: pewarna, pengawet, penyedap rasa, sisa-sisa pestisida, logam berat (walaupun sedikit), & zat-zat kimia berbahaya lainnnya (sebagai akibat polusi udara, air & tanah). selain itu pikiran dan emosi negatif juga merupakan racun bagi sel tububh kita.
Akumulasi racun dalam tubuh tidak hanya berakibat pada penyerapan nutrisi yang tidak optimal, fungsi-fungsi organ tubuh juga menurun/terganggu termasuk sistem imunitas ditandai
dengan mudah capek, lesu, kulit kusam, terlihat lebih tua, kehilangan gairah & energi, mudah sakit, sembelit, demam, flu, kelebihan berat badan, kolesterol & trigliserida tinggi, tekanan darah tinggi, PMS, selulit, kehilangan gairah seks, penuaan dini, tumor, penyakit degeneratif dan penyakit infeksi.
Akar dari permasalahan tersebut akibat dari TIMBUNAN AMPAS TUBUH! Detoksifikasi mutlak dilakukan minimal 2 kali setahun agar fungsi organ-organ penyaring racun & organ pembuangan tubuh (liver, ginjal, usus besar/kolon) selalu optimal.
Contoh: Kadar kolesterol & trigliserida yang meninngkat & sulit turun erat kaitannya dengan penurunan fungsi liver dalam metabolisme kolesterol, asam urat, hipertensi & diabetes melitus dapat menjadi sebab maupun akibat dari tidak optimalnya fungsi ginjal, sembelit/konstipasi & diare berhubungan dengan gangguan kolon karena kurangnya konsumsi serat & air.
BacaSelengkapnya...

KIAT MENGONSUMSI SUPLEMEN

0 comments

Tubuh manusia membutuhkan zat gizi yang cukup untuk meningkatkan kualitas hidup. Tanpa asupan gizi yang cukup, seseorang akan mudah jatuh sakit. Riset menunjukkan, setiap hari tubuh membutuhkan sekitar 45 jenis zat gizi.
Untuk bisa melengkapi kebutuhan 45 zat gizi itu, menu harian harus terdiri atas empat sampai lima jenis menu setiap kali santap. Asupan gizi ini bisa didapat dari zat-zat makanan yang masuk ke dalam tubuh. Contohnya, karbohidrat, protein, lemak, sayuran berserat, dan susu. Melihat banyaknya kebutuhan zat gizi tersebut, rasanya, banyak dari kita yang mengalami kekurangan sejumlah zat gizi tersebut. Nah, untuk mengatasi kekurangan sejumlah zat gizi ini, kita memerlukan vitamin ekstra.
Kebetulan, belakangan ini, banyak dijual makanan tambahan atau food suplemen dan multivitamin. Bentuk dan jenisnya juga beragam. Ada yang berbentuk pil, cair, dan tablet.
Sedang fungsinya sangat beragam, sesuai zat penyusun di dalamnya. Namun, perlu Anda ketahui, suplemen dan multivitamin itu tidaklah sama. Suplemen merupakan makanan tambahan yang mengandung zat-zat tertentu, yakni vitamin, mineral, protein, serat, dan zat-zat gizi lainnya yang penting bagi tubuh. Sedangkan multivitamin merupakan kumpulan dari beberapa vitamin tertentu.
Hal-hal yang perlu diperhatikan agar tubuh kita mendapatkan hasil yang optimal setelah mengonsumsi food supplemen (Pemilihan yang tepat adalah kunci keberhasilan):
1. Lakukan detoksifikasi racun dari dalam tubuh minimal 2 kali dalam setahun. Akumulasi racun dalam tubuh tidak hanya mengakibatkan pada penyerapan nutrisi yang tidak optimal melainkan juga mengakibatkan menurunnya fungsi-fungsi organ tubuh termasuk sistem imunitas, juga berdampak pada tubuh yang mudah capek, lesu, kehilangan gairah dan energi.
2. Jaga keseimbangan asam basa tubuh dengan mengonsumsi daging (yang bersifat asam) dengan sayuran (yang bersifat basa) dengan porsi yang seimbang. Apabila sering mengonsumsi makanan yang bersifat asam, jangan lupa mengonsumsi suplemen yang dapat menetralisir sifat asam tersebut (menormalkan pH darah).
3. Pahami keadaan lingkungan disekitar kita tinggal dan bekerja termasuk perubahan cuaca. Apabila kita tinggal atau bekerja di tempat dengan tingkat polusi tinggi (dekat pabrik, kota besar dengan kemacetan lalu lintas, penggunaan alat-alat elektronik seperti HP, komputer, mesin-mesin pabrik dengan frekuensi/intensitas tinggi) maka perlu membekali diri dengan “ekstra” perlindungan melalui suplemen yang bersifat antioksidan & dapat menunjang daya tahan (imunitas tubuh).
4. Perhatikan pola makan baik dari segi waktu, frekuensi, kuantitas (porsi) dan kualitas (gizi). Apabila kita menyadari bahwa pola makan kita belum mengikuti pola 4 Sehat 5 Sempurna dengan gizi yang seimbang (terutama dengan menjamurnya makanan fast food saat ini) maka kita perlu untuk mencukupi kebutuhan vitamin, mineral, asam lemak esensial dengan produk suplemen yang bersifat multivitamin & mineral & kaya akan Phytonutrients.
Biasakan pola hidup sehat dengan istirahat dan olahraga yang cukup serta hindari stres yang berlebihan. Ingat, tubuh kita mempunyai daya tahan yang terbatas; walaupun mengonsumsi suplemen yang lengkap namun tidak dibarengi dengan istirahat yang cukup, tingkat pengendalian stres yang baik serta olaharga yang cukup (tidak berlebihan) secara teratur, niscaya tubuh kita akan ambruk juga dan jatuh sakit!
Dari: Berbagai Sumber
BacaSelengkapnya...

 
BloggerTheme by BloggerThemes | Design by 9thsphere